Workshop KKNI Jurusan Tarbiyah

STAIN Kediri, Menurut UU Pendidikan Tinggi no 12/2012, kurikulum pendidikan tinggi adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai capaian pembelajaran lulusan, bahan kajian, proses, dan penilaian yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan program studi. Kurikulum pendidikan tinggi dikembangkan dengan mengacu pada standar nasional pendidikan tinggi untuk setiap program studi yang mencakup pengembangan kecerdasan intelektual, akhlak mulia dan ketrampilan.

Menurut Kajur Ushuluddin Drs. Robingatun M.Ag. “Kegiatan workshop ini di maksudkan untuk menambah wawasan dan membekali kemampuan akademik para dosen jurusan Ushuluddin dalam mendesain kurikulum, silabus dan SAP berbasis KKNI, karena dosen di jurusan Ushuluddin senantiasa dituntut untuk mengikuti isu-isu kontemporer yang berkembang di dunia pendidikan. Di masa yang akan datang tantangan lulusan Ushuluddin akan semakin besar, sehingga kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan profil utama lulusan sangat dibutuhkan, salah satunya yaitu kurikulum yang berbasis KKNI ini”.

“Jurusan Ushuluddin memiliki prodi terbanyak diantara jurusan lainnya yang ada di STAIN Kediri, yaitu Perbandingan Agama, Sosiologi Agama, Akhlaq tasawuf, Psikologi Islam, Komunikasi dan Penyiaran Islam, Ilmu Al Qur’an dan Tafsir dan Ilmu Hadits, semuanya itu harus memahami KKNI, karena tidak mudah melakukan penyusunan kurikulumnya, selain ‘jelimet’ dan membutuhkan waktu dan pemikiran ekstra, belum lagi harus merombak mata kuliah atau bahkan menambahnya sesuai dengan kebutuhan lulusan” tegas bu Robing panggilan akrab yang digunakan oleh para dosen dan karyawan.

“KKNI merupakan kerangka penjenjangan kualifikasi kerja yang menyandingkan, menyetarakan dan mengintegrasikan sektor pendidikan dan pelatihan serta pengalaman kerja dalam rangka pemberian pengakuan kompetensi kerja sesuai dengan jabatan kerja diberbagai sektor. Hal ini sebagai perwujudan mutu dan jatidiri bangsa Indonesia terkait dengan sistem pendidikan dan pelatihan serta program peningkatan SDM secara nasional” demikian paparan bu Robing.

Workshop yang dilaksanakan selama sehari penuh ini (Kamis, 21 April 2016) dihadiri oleh seluruh tim KKNI yang telah di SK kan. Dalam pelaksanaannya terjadi diskusi serius untuk menentukan bahan kajian yang akan dicapai. (ahs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *